AQIQAH

Anak, keberadaannya melahirkan kekaguman, kebahagiaan, keindahan, kebanggaan dan ketentraman bagi orang tua dan keluarganya. Sehingga kelahirannya yang dinantikan dan diharapkan kedua orang tuanya, dapat diungkapkan dalam doa-doa yang dilakukan sampai mencapai selama puluhan tahun, sebagaimana yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Zakariya AS.

Mengapa demikian?

Al Qur’an mengungkapkan beberapa alasan yang diantaranya; pertama, anak merupakan penjernih mata atau qurrata ‘ayyun (QS 25:74), kedua, anak adalah pelanjut cita-cita atau mawali (QS 19:5), ketiga, anak juga merupakan perhiasan kehidupan dunia atau zinatul hayatid dunya (QS 18:46). Itulah karakteristik potitif dari anak. Namun demikian, Al Qur’an juga mengungkapkan bahwa anak di jadikan oleh Allah SWT sebagai cobaan yang besar atau fitnah (QS 8:28) dan dapat menjadi musuh atau aduwwan bagi orang tuanya (QS 64:14)

Posisi-posisi yang dimiliki oleh anak sebagaimana disebutkan di atas, menjadi penting bagi orang tua untuk melakukan upaya-upaya penyiapan ketika menghadapi sang anak. Dalam ajaran Islam, ada beberapa hal yang berkaitan dengan kelahiran seorang anak.

Pertama, membacakan adzan dan iqamah di kedua telinga bayi

Diantara sunnah yang diajarkan oleh nabi Muhammad saw kepada kita adalah pembacaan adzan di telinga kanan dan pembacaan iqamat di telinga kiri. Dalam hadits yang dikemukakan oleh Abu Rifa’I ia menuturkan bahwa “Saya pernah melihat Rasulullah saw membacakan adzan dan iqamah di telinga al Hasan setelah dia dilahirkan oleh Fatimah”

Ini merupakan sunnah yang agung terhadap bayi yang baru dilahirkan ke dunia sehingga bisikan pertama yang terdengar oleh sang bayi adalah kalimat tauhidullah dan lafadz keagungan.

Kedua, tahnik

Tahnik adalah mengosokkan kurma yang sudah dikunyah di langit-langit mulut bayi. Hal ini merupakan perkara yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. Hikmahnya adalah untuk menguatkan syaraf-syaraf mulut sang bayi, sehingga bayi siap untuk menyedot air susu ibu secara alami.

Dari Abu Musa ra., dia berkata “Anakku lahir lalu saya mendatangi Nabi saw. Lalu beliau menamakannya Ibrahim, melakukan tahnik dengan buah kurma, mendoakannya dengan barokah lalu menyerahkannya kembali kepadaku” (HR Asy Syaikhani)

Ketiga, mencukur rambut

Dianjurkan mencukur rambut bayi pada hari ketujuh dan mengeluarkan shadaqah berupa emas atau perak seberat timbangan rambutnya.

Diriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad, dari ayahnya, dia berkata; ”Fatimah ra menimbang rambut Hasan, Husain, Zainab dan Ummu Kultsum, lalu mengeluarkan shadaqah berupa perak seberat timbangan rambut itu.”

Keempat, memberi nama

Dianjurkan memberi nama kepada bayi pada hari ketujuh, yang didasarkan kepada hadits shahih dari Rasulullah saw, beliau bersabda; “setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan (binatang) pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur kepalanya.”

Namun juga boleh memberi nama pada hari kelahirannya, yang didasarkan pada hadits Anas ra., bahwa dia berkata “Rasulullah saw bersabda, semalam anakku lahir dan kuberi nama dengan nama bapakku Ibrahim” (HR Muslim)

Nabi saw memerintahkan untuk memilih nama-nama yang baik dan indah, sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Darda ra dia berkata “Rasulullah saw bersabda, Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama bakap-bapak kalian. Maka buatlah nama yang baik bagi kalian.”HR Abu Daud)

Kelima, aqiqah.

Aqiqah artinya domba yang disembelih karena kelahiran bayi, yang dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahirannya, dan hukumnya adalah sunnah muakkad bagi yang mampu, yang didasarkan kepada sabda Rasulullah saw “setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Disembelihkan (binatang) pada hari ketujuh, diberi nama dan dicukur kepalanya.” (HR Abu Daud dan An Nasa’i)

Dari Aisyah ra berkata; “Rasulullah saw bersabda bagi anak laki-laki disembelihkan dua ekor domba yang mencukupi dan bagi anak wanita disembelih seekor domba” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Keenam, khitan

Dan yang terpenting dari kesemuanya adalah mendidik anak tersebut sehingga siap mengarungi kehidupan dunia.

Kelahiran seorang anak bukan saja membahagiakan kedua orang tuanya dan keluarga besarnya, tetapi juga sebuah harapan kebahagiaan yang akan menyampaikan cahaya-cahaya atau kemanfaatan bagi manusia secara menyeluruh.

Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka adzab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu (QS Yunus [10]; 98)

Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan (QS Al An am [6]; 122)

Sebagaimana digambarkan oleh Allah SWT di dalam alQur’an yang ayat-ayatnya berbunyi

Ya Yahya, ambillah Al Kitab itu dengan sungguh-sungguh. Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,

Dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan pensucian. Dan ia adalah seorang yang bertaqwa

Dan banyak berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka

Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali (QS Maryam [19]; 12-15)

Maka, kehadiran Bapak-Bapak, Ibu-Ibu serta saudara-saudara dalam kesempatan ini, merupakan rahmat dari Allah SWT yang sangat besar. Karena kita tidak pernah tahu, melalui doanya siapa Allah akan mempercepat terkabulnya doa. Setiap manusia memiliki keistimewaan masing-masing. Apalagi kalau kita bersama-sama mendoakan kepada Allah, agar hamba Allah yang mungil ini menjadi manusia yang mendapatkan didikan langsung dari Allah.

Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata; “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada Engkau daripada Syaitan yang terkutuk.”

Maka Tuhannya menerimanya dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di Mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata; “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh ini?” Maryam menjawab, “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rizki kepada siapa yang dikehendaki Nya tanpa hisab.” (QS Ali Imran [3]; 36-37)

Marilah kita berdoa bersama agar sang bayi sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT, yakni menjadi anak yang menjadi kebahagiaan kedua orang tua dan keluarga besarnya serta merupakan pembawa cahaya bagi segenap manusia.

Allahumma

Dari jarak yang sangat jauh ini

Kami sampaikan untaian doa ke hadirat Mu

Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan

Allahumma

Kami antarkan seorang anak yang masih suci

Ke pengawasan dan pengasuhan Mu ya Allah

Maka

Jadikanlah ia

Seorang anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya

Pembela Islam yang gigih

Bukan seorang hamba yang celaka dan sombong

Semoga kesejahteraan baginya

Ketika dilahirkan

Ketika menjalani kehidupannya

Ketika dimatikan

Dan ketika dihidupkan kembali

Allahumma

Kabulkanlah doa kami ini

Amien

4 responses to “AQIQAH

  1. ikutan ah untuk izin copy kang. hatur nuhun.
    tambahan. mungkin di buat juga tentang sejarah dimulainya tahun baru islam. lumayan bingung setelah baca beberapa dari situs or wordpress lainnya.
    assalamualikum.

  2. saya pernah bertanya kepada seorang ustad tentang hukum membacakan adzan & iqamah di telinga anak yang baru lahir, itu adalah bid’ah
    bagaimana ustad..????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s